Free cookie consent management tool by TermsFeedApel, si Buah Penurun Berat Badan - Demfarm
logo-demfarm

Apel, si Buah Penurun Berat Badan

·
Manfaat apel sebagai penurun berat badan
Manfaat apel sebagai penurun berat badan (Manfaat apel sebagai penurun berat badan)

Apel adalah salah satu buah yang sangat populer dikalangan masyarakat. Apel memiliki berbagai jenis dari berbagai daerah. Apel yang populer dikalangan masyarakat adalah apel berwarna merah dan hijau. Buah apel juga memiliki berbagai jenis rasa tergantung pada jenisnya, ada apel yang memiliki rasa manis seperti madu dan ada pula yang memiliki rasa asam meski sudah matang. Apel memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Pada satu buah apel memiliki 85% air dan 5% serat. Buah apel juga mengandung berbagai Vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. 

Apel menjadi salah satu buah yang aman dikonsumsi apabila tani muda ingin menurunkan berat badan. Buah bisa dijadikan sebagai cemilan dalam menu diet karena kandungan air dan serat yang tinggi ini dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil dan membuat tani muda tidak cepat lapar. Apel juga memiliki kandungan flavonoid bernama quercetin. Kandungan ini memiliki sifat antioksidan yang dapat melawan berbagai jenis kanker, mencegah kerusakan sel, dan menjaga fungsi paru-paru dan jantung. Sebuah apel berukuran sedang hanya memiliki 95 kalori yang mana makanan rendah kalori akan mendorong kepenuhan, mengurangi asupan kalori , dan penurunan berat badan.

Apel Sebagai Pemenuh Kebutuhan Serat

Apel dijadikan salah satu buah dalam menu diet karena memiliki serat yang tinggi. Dalam sebuah apel berukuran sedang mengandung 4 gram serat yang mana dapat mencukupi kebutuhan serat harian. Kebutuhan serat pada wanita sekitar 16% sedangkan pada pria 11%. Kebutuhan serat ini bisa tercukupi hanya dari mengkonsumsi sebuah apel karena kandungan serat yang tinggi dan kalori yang rendah. Memakan buah apel akan bermanfaat untuk mencapai asupan serat yang direkomendasikan.

Serat sangat dibutuhkan dalam tubuh untuk kesehatan. Konsumsi serat yang cukup akan membantu menurunkan berat badan, mencegah obesitas, memperlambat pencernaan makanan sehingga membuat kenyang lebih lama dengan kadar kalori yang rendah. Serat juga memiliki manfaat untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan memberi makanan bakteri baik pada usus serta membantu kesehatan metabolisme dan pengendalian berat badan.

Manfaat Apel untuk Kesehatan

Selain memiliki serat yang tinggi dan kalori yang rendah, kandungan vitamin dan mineral lainnya pada buah apel juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan mengkonsumsi buah apel selain menurunkan berat badan adalah: 

  1. Melawan Alzheimer karena kandungan quercetin yang berperan sebagai antioksidan aktif, dan mampu melindungi sel- sel otak dari kerusakan pada usia tua.
  2. Mencegah Kanker karena kandungan fitonutrien pada apel dapat membantu melindungi tubuh dari resiko penyakit kanker usus dan paru. Kandungan flavonoid jyag efektif untuk mencegah dan mengurangi resiko kanker pankreas.
  3. Menstabilkan gula darah berkat polifenol pada apel yang mencegah terjadinya kerusakan pada sel beta dan jaringan pankreas. Sel beta dapat memproduksi hormon insulin. Serat pada buah apel juga membantu memberikan makanan bakteri baik untuk usus sehingga memberikan perlindungan tambahan dari penyakit kencing manis.
  4. Menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke karena dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Apel dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan dapat mencegah penyakit stroke.
  5. Mendukung kesehatan tulang karena banyak mineral penting dalam buah apel. Zat besi dan kalium memberikan manfaat untuk meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang. Apel juga mengandung anti peradangan dan antioksidan yang berperan penting untuk mendukung massa tulang seiring bertambahnya usia.

Cara Mudah Budidaya Apel

Tani muda bisa mulai membudidayakan apel sebagai salah satu peluang bisnis ataupun untuk menghias halaman. Sebelum menanam, ada beberapa hal yang harus tani muda perhatikan yaitu kondisi iklim dan karakteristik tanah, suhu dan pemilihan bibit. Apel adalah buah yang dapat tumbuh pada daerah dengan curah hujan 1.000-2.6000 mm/ tahun, yaitu sekitar 100-115 hari pertahun atau sekitar 6-7 bulan basah dan 3-4 bulan kering. Namun untuk bisa berbunga apel tidak bisa mendapat curah hujan yang tinggi karena dapat menyebabkan bunga rontok dan gagal berbuah. Selanjutnya adalah karakteristik tanah yang baik untuk apel adalah tanah yang gembur, tidak terlalu kering atau terlalu basah dengan kadar PH 5-7. 

Suhu ideal untuk apel sekitar 16027 derajat celcius, dengan tingkat kelembaban 75-85 %. Bibit yang baik juga harus menjadi faktor penting untuk tani muda perhatikan. Bibit buah apel bisa didapatkan dengan cara generatif dan vegetatif. Pilih lah bibit yang memiliki kualitas baik sehingga tanaman bisa memiliki kualitas yang baik pula. Setelah itu tani muda bisa lanjut melakukan penanaman dengan mempersiapkan media tanam. Tani muda harus menggemburkan tanah, dan memastikan Ph tanah bagus untuk ditanami. Selanjutnya buatlah lubang tanam dengan jarak tanam antara 50 x 50 x 50 cm sampai 1 x 1 x 1 meter. Tani muda bisa melakukan penanaman apel pada musim hujan dengan cara masukkan bibit langsung pada lahan tanam. Kemudian tutup dengan tanah sampai batas akar dan tambah tanah galian pada lubang tanam. 

Langkah selanjutnya adalah pemeliharaan tanaman apel yaitu dengan cara penyulaman, penyiangan, dan pemangkasan. Penyulaman dapat tani muda lakukan pada tanaman yang mati dengan cara menanam tanaman baru yang menggantikan tanaman lama. Penyiangan hanya dilakukan di sekitar tanaman saat ada banyak gulma yang dapat mengganggu tanaman. Pemangkasan juga dilakukan pada cabang yang tidak produktif, cabang air dan cabang yang sakit. Selanjutnya adalah pemupukan yang tepat. Untuk tanaman apel membutuhkan berbagai jenis unsur hara makro seperti C,H,O,N,P,K,Ca,mg, S dan unsur hara mikro seperti Fe, Zn, Mn, Cu, B, dan Mo yang bisa didapatkan dari proses pemupukan. Unsur hara ini bisa dipenuhi dengan penggunaan pupuk organik dan pupuk kimia. Pupuk kimia yang bisa digunakan adalah pupuk NPK yang diaplikasikan secara rutin setiap 2-3 bulan. Tani muda bisa menggunakan Pupuk NPK Pelangi produk dari PKT. pupuk NPK bisa menjaga kegemburan tanah serta memenuhi unsur hara mikro dan unsur lainnya. Tani muda bisa menambahkan 20-40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran apabila Ph tanah kurang dari 5,5. (Fitri)

Topik
Artikel Terbaru