Free cookie consent management tool by TermsFeedMengenal lebih Jauh Sistem Irigasi Tetes untuk Petani Modern - Demfarm
logo-demfarm

Mengenal lebih Jauh Sistem Irigasi Tetes untuk Petani Modern

·
Cara menggunakan sistem irigasi tetes
Cara menggunakan sistem irigasi tetes (Cara menggunakan sistem irigasi tetes)

Air merupakan faktor pendukung terbesar bagi pertumbuhan tanaman. Ketersediaan air pada tanah sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanaman juga membutuhkan air untuk mengangkut nutrisi dari tanah dan mendistribusikannya ke seluruh bagian tanaman, terutama daun. Namun, pada musim kemarau, ketersediaan air dapat menjadi masalah bagi petani.  Oleh karenanya, irigasi tetes dapat menjadi solusi untuk membantu memenuhi kebutuhan air tanaman.

Metode irigasi tetes adalah solusi yang cerdas bagi petani modern. Dengan penggunaan teknologi yang terbaru, irigasi tetes memberikan banyak manfaat, seperti penghematan air, waktu, tenaga kerja serta biaya. Irigasi tetes bisa membantu petani untuk menggunakan air secara lebih efisien dan menyesuaikan kebutuhan air pada tanaman yang berbeda-beda tergantung pada fase pertumbuhan dan jenis tanamannya.  Dengan prinsipnya yang menggunakan jaringan aliran air dengan memanfaatkan gaya gravitasi, air akan dialirkan dan dibiarkan menetes pelan-pelan ke akar tanaman, baik melalui permukaan tanah atau langsung ke akar melalui jaringan katup, pipa dan emitor. 

Selain itu, penggunaan metode irigasi tetes juga membantu menjaga kelembapan pada tanah karena metode ini memperlambat proses evaporasi (penguapan) air terutama pada musim kemarau.

Kelebihan Irigasi Tetes

Kelebihan lainnya dari metode irigasi tetes adalah memberikan efisiensi waktu bagi petani. Dengan adanya sensor pada sistem yang akan mengatur proses pengairan mulai dari berapa kebutuhan air, hingga kapan waktu terbaik untuk penyiraman, petani tidak perlu lagi mengecek ataupun melakukan penyiraman secara manual, sehingga mampu menghemat waktu dan tenaga kerja. 

Efisiensi penggunaan air dalam metode irigasi tetes mencapai 80-95%, sehingga pada saat musim kemarau dengan ketersediaan air yang terbatas, tanaman tetap tercukupi kebutuhannya. Oleh karena itu, metode irigasi tetes menjadi pilihan yang tepat bagi petani yang ingin meningkatkan produktivitas tanaman dan mengurangi biaya produksi.

Irigasi Tetes dan Efisiensi Penggunaan Pupuk

Ternyata, metode irigasi tetes bukan hanya membantu dalam efektivitas penggunaan air pada musim kemarau, tetapi juga dalam penggunaan pupuk! Dalam hal ini, pupuk cairan dapat dioptimalkan dengan cara yang sama. Dengan penggunaan irigasi tetes, petani dapat menghemat sebanyak 25% dari dosis pemberian pupuk melalui tanah. 

Tidak hanya efisien, prinsip penggunaan pupuk menggunakan irigasi tetes juga sangat presisi dan akurat untuk memenuhi kebutuhan tanaman dan menghindari pemborosan pupuk yang tidak dibutuhkan. Dengan demikian, metode irigasi tetes dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi petani untuk mempercayakan tanaman mereka dengan cara yang lebih baik dan hemat biaya.

Sistem irigasi Tetes

Metode irigasi tetes merupakan cara yang efektif untuk mengairi tanaman dengan prinsip trickle atau drip irrigation. Pada sistem ini, air disalurkan melalui pipa utama, sub utama dan lateral, hingga akhirnya dikeluarkan melalui pemancar di sekitar akar tanaman. Hal ini memungkinkan air didistribusikan secara merata dan sesuai dengan kebutuhan tanaman, sehingga membuat sistem irigasi tetes menjadi lebih efisien dalam penggunaan air.

Sistem irigasi tetes sangat cocok untuk diterapkan pada tanaman dengan nilai ekonomis tinggi yang ditanam secara berderet. Selain itu, sistem ini juga cocok untuk usaha tani komoditas dengan skala besar karena hasil yang didapatkan mampu menutupi biaya pembuatan sistem irigasi tetes tersebut. Dengan pengontrolan yang baik dari air dialirkan hingga diserap oleh tanaman, sistem irigasi tetes ini menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan irigasi tanamanmu.

Topik
Artikel Terbaru